Penutupan FRAME 17 CM, MAN 2 Ponorogo

Penutupan FRAME 17 CM, MAN 2 Ponorogo
Penutupan FRAME 17 CM, MAN 2 Ponorogo

manduaponorogo.sch.id | Penutupan FRAME 17 CM, MAN 2 Ponorogo. FRAME 17, setelah dilaksanakan selama satu minggu, sabtu, 16 desember kegiatan ini resmi di tutup dengan apel penutupan di depan GOR Man 2 Ponorogo pada pukul  10.00 WIB dengan sangat meriah sekaligus pengumuman dan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba. Diantaranya dari cabang olahraga bulutangkis tunggal putra pemenang juara 1, 2, dan 3 dari kelas X IPS 4, XI IPS 4, dan XI AGAMA 1 sedangkan tunggal putri yang meraih juara 1, 2, dan 3 dari kelas XII MIPA 3, XI MIPA 6, dan XII IPS 3. Dari cabang olahraga lainnya adalah futsal dan yang berhasil meraih juara 1 adalah perwakilan dari kelas AGAMA. Selain itu juga masih banyak lagi perlombaan yang diadakan dalam FRAME ’17 seperti catur dan tenis meja yang masing-masing pemenangnya adalah perwakilan dari kelas X IPS 2 untuk juara 1 putra dan X MIPA 3 untuk juara 1 Putri serta untuk cabang tenis meja putra yang meraih juara 1 dari kelas X IPS 1 dan tenis meja putri dari kelas XI IPS 3. Penutupan FRAME ’17 tersebut di buka oleh sambutan dari bapak Nyamiran selaku WAKA Kesiswaan Man 2 Ponorogo.

FRAME tahun ini lebih meriah dari tahun kemarin dan melalui FRAME ini menjadi wadah munculnya bibit-bibit generasi penerus aksioma madrasah ini sekaligus menjadi media untuk mengasah bakat-bakat yang di miliki oleh siswa dalam menunjang prestasi siswa-siswi Madrasah“. Pungkas bapak Nyamiran. Beliau juga menyampaikan tujuan diadakan FRAME ini adalah mencari duta terbaik untuk dijadikan sebagai perwakilan Madrasah dalam Aksioma mendatang, “Yang berprestasi pada FRAME akan dijadikan duta aksioma” tuturnya dalam sambutan penutupan FRAME pagi itu.

Selain lomba-lomba tersebut dalam acara FRAME ’17 juga diselenggakan lomba grafiti untuk mengasah kreatifitas siswa-siswi Madrasah dan yang terpilih sebagai karya grafiti terbaik sesuai dengan persyaratan karyanya tersebut akan disediakan dinding khusus untuk grafiti-grafiti yang terpilih sebagai media lukis karya mereka. Tak lupa juga bapak Nyamiran juga menuaikan apresiasinya pada siswa-siswi Madrasah yang sangat antusias dalam mengikuti lomba grafiti tersebut, “untuk grafitinya pun sungguh diluar ekspektasi karena siswa siswi memiliki kekreatifitasan yang luar biasa”. Puji bapak Nyamiran pada anak-anak didiknya.

Hal tersebut juga sangat di apresiasi oleh siswa-siswi Man 2 Ponorogo salah satunya siswi dari cabang catur yang meraih juara 2 mengungkapkan kesannya dalam FRAME tahun ini. “Menurut saya FRAME sangat baik untuk dijadikan ajang mengembangkan minat dan bakat para siswa sehingga dapat menggali potensi siswa untuk berprestasi, perlombaan yang diadakan juga sangat menarik dan menghibur kita juga dapat menjadi supporter untuk teman-teman yang sedang bertanding itu menjadi point lebih dari kegiatan FRAME ini selain mengasah prestasi tetapi juga kerja sama tim dan sportifitasnya saat bertanding“. Ungkap Zahrotul Adillah XI MIPA 2.

Dari respon positif yang ditunjukkan oleh siswa siswi Man 2 Ponorogo diharapkan FRAME tahun ini selain sebagai ajang mengasah prestasi tetapi juga sebagai ajang hiburan selepas PAS semester ganjil dan kedepannya para pemenang FRAME bisa terus mengasah skill yang dimiliki dengan semangatnya sebagai duta Aksioma yang membawa nama Madrasah di kancah dunia, serta diharapkan FRAME tahun depan bisa lebih meriah dari tahun ini.

reporter : team web mandapo

editor : yoen

Admin

MAN 2 PONOROGO Religius, Unggul, Berbudaya, Integritas.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.