Event Prestasi

Euforia Warga MAN 2 Ponorogo, Sambut Kedatangan sang Juara dari Malaysia

Euforia Warga MAN 2 Ponorogo, Sambut Kedatangan sang Juara dari Malaysia
Euforia Warga MAN 2 Ponorogo, Sambut Kedatangan sang Juara dari Malaysia

Ponorogo, Selasa (08/10/2019) – Aufa Hana yang meraih Juara 2 Word Invention Competition and Exhibition yang digelar di Malaysia telah tiba di MAN 2 Ponorogo di sambut meriah oleh warga Madrasah. Ditandai pengalungan roncen bunga Melati, simbolik dari Bapak Kepala  Madrasah. Moment yang sama, sang juara menyerahkan pin dan piagam penghargaan kepada Bapak Nasta’in, S. Pd,M.Pd.I.

Penyambutannya berlangsung dengan meriah lancar dipintu masuk MAN 2 Ponorogo menuju ruang Kama. Sepanjang lorong, warga Madrasah mengelu-elukan nama sang juara, sebagai bentuk apresiasi dan rasa bangga yang telah mengharumkan sekaligus menorehkan nama besar MAN 2 Ponorogo di kancah internasional.

Euforia Warga MAN 2 Ponorogo, Sambut Kedatangan sang Juara dari Malaysia
Euforia Warga MAN 2 Ponorogo, Sambut Kedatangan sang Juara dari Malaysia

“Setelah mengikuti WICE di Malaysia banyak sekali pelajaran yang saya ambil, banyak bertemu dengan teman berbagai daerah ada juga peserta dari luar negeri dari situ kita dapat bertukar cerita, bertukar pengalaman dan juga bisa mengetahui bagaimana perbedaan pola pikir masyarakat di Indonesia dibanding warga asing diluar sana, sekaligus membangun hubungan kekeluargaan universal, ” Ujar Aufa Hana.

“Persiapan dari mulai penentuan konsep tema kemudian hingga persiapan finishing berangkat kesana, serta penentuan tema sendiri itu sudah lama di JA karna itu dulu sudah pernah menjadi juara abstrak oleh Niken Handani yang juga satu tim dengan Aufa Hana dan diolah lagi dan diikutkan di Bandung. Dan untuk kesempatan kali ini yang bisa hanya Aufa Hana sedangkan Niken Handani tidak bisa karena memiliki beberapa kendala, sehingga Aufa Hana yang mewakili tim tersebut tetapi disertifikat tetap tertulis dua nama karna memang mereka tetap satu Tim. ” Ujar Bu Amru Hidayati selaku pembina.

“Madrasah bisa, kita bisa. Dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh dan dengan doa yang baik insyaallah kita bisa. Bapak ibu guru dan siswa yang lain bahwa ini adalah sebuah proses yang dapat kita ambil pelajaran yang menjadi motivasi kita semuanya, kedepan kita harus baik lagi menuju go internasional.” Ujar  Bapak Nasta’in selaku kepala sekolah MAN 2 Ponorogo.

Reporter, Fotografer : Dani, Alsa, Safira
Editor: Dian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.