Semarak Pondok Ramadan Kelas BP dan PDCI

Semarak Pondok Ramadan Kelas BP dan PDCI
Semarak Pondok Ramadan Kelas BP dan PDCI

manduaponorogo.sch.id | Semarak Pondok Ramadan Kelas BP dan PDCI. Selasa, 7 Juni 2017, Semarak Ramadan tampak di Kelas unggulan Man 2 Ponorogo yaitu kelas Bina Prestasi dan PDCI, dengan diadakannya pondok Ramadan khusus kelas XI BP dan PDCI. Acara ini dibuka di Gasebo dan bersamaan waktu dengan di bukanya Pondok Ramadan kelas X Man 2 ponorogo. Acara yang di ketuai oleh ibu Heni hastutik S. Pd., tersebut diikuti oleh 55 peserta didik dan dilaksakan selama tiga hari dengan urutan acara yaitu pembukaan, materi, praktek dengan micro teaching, munaqosah, kemudian penutup.

Banyak harapan dengan diadakannya acara yang mengusung tema Pondok Ramadan Berbasis Guru TPA dengan Metode Tilawati tersebut, “Kembali terhadap tujuan diadakannya acara ini, yaitu untuk menyiapkan anak-anak semua agar semua anak siap di masyarakat, atau bahkan bisa mengggantikan mbah moden. Jadi anak-anak nanti bisa siap di masyarakat. Sehingga harapannya nanti agar anak-anak bisa mengembangkan ilmunya di masyarakat. Kenapa TPA? Karena di regular kan tidak di ajarkan jadi diharapkan anak-anak (BP) bisa menguasai semua ilmu yang diberikan.

Kenapa TPA? Karena di regular kan tidak di ajarkan, jadi diharapkan anak-anak (BP) bisa menguasai semua ilmu yang diberikan.

Selain itu, beliau juga mengungkapkan perbedaan antara Pondok Ramadan kelas unggulan tahun ini dengan tahun lalu,“dilihat dari giatnya, anak-anak cukup giat. Tapi bedanya dengan tahun kemarin adalah, kalau tahun kemarin diadakan tes terlebih dahulu sehingga anak-anak yang dinilai kurang akan masuk di kelas matrikulasi. Jadi otomatis dilihat dari inputnya saja sudah beda, maka akan ada perbedaan hasil nilai yang anak-anak peroleh secara umum.

Tidak hanya itu, keunggulan dari program Pondok Ramadan kelas unggulan adalah, di datangkannya tim tilawati cabang Ponorogo yang kompeten yang masing-masing berasal dari TPA yang berbeda. “Tim tilawati yang mengajar ini tentunya dari berbagai TPA seperti ust. Atho’ dari Kambang Selahung, kalau Ust. Luthfi dari TPA Ali Adam Coper, dan Ustzah. Dina dari pondok tahfidz dan sedang menyelesaikan pendidikan tahfidznya.” Kembali tuturnya.

Selanjutnya, harapan lain pun muncul dari Ustzah. Dina salah satu pembimbing tilawati, “kami dari tim pembimbing tilawati berharap adanya tindak lanjut yang nyata setelah ini karena belajar al- qur’an tidak secepat ini karena butuh lebih banyak proses. Dan acara ini menurut saya cukup sukses, tapi Karena belajar qur’an ini butuh proses maka mungkin masih banyak yang perlu pembinaan lebih lanjut.

Admin Mandapo

MAN 2 PONOROGO Religius, Unggul, Berbudaya, Integritas.