Ponorogo (18/6/24). Bertempat di halaman Masjid Tarbityatul Muttaqin, MAN 2 Ponorogo telah dilaksanakan penyerahan hewan kurban oleh unsur pimpinan kepada panitia kurban. Pada tahun ini ada 3 ekor sapi dan beberapa ekor kambing yang akan dikorbankan. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilakukan di dua tempat, yaitu di madrasah (satu ekor sapi) dan Dukuh Klampisan, Sampung.

Kegiatan kurban ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan mengikuti perintahnya melalui ajaran yang diberikan kepada Nabi Ibrahim A.S., mencontoh keikhlasannya dan kesabaran Nabi Ismail A.S.“Tujuan dilaksanakannya Kurban di Dukuh Klampisan, Sampung ini adalah untuk melaksanakan perintah agama. Secara autentik sudah jelas, kita sama-sama memahami dan tidak ada satupun berselisih paham bahwa Nabi Ibrahim A.S bermimpi untuk menyembelih putranya, Ismail A.S,” ungkap bapak Drs. Tarib M.Pd.I.  “Hikmah dilaksanakannya kurban, selain meningkatkan keimanan, juga fungsi sosial dalam beramal shalih,” tambah beliau.

Kegiatan kurban ini adalah wujud dari sebuah kewajiban umat Islam. Bagi yang mampu, wajib berqurban meskipun ada juga yang mengatakan sunnah muakkad. Kegiatan kurban keluarga besar MAN 2 Ponorogo yang akan dilaksanakan di Dukuh Klampisan, Sampung dengan  menyembelih  2 ekor sapi dan 1 kambing dalam rangka syiar sekaligus dakwah kepada masyarakat di sana. “Sekaligus kita berpikir secara sosial bahwa di Dukuh Klampisan sangat memenuhii syarat untuk dilaksanakan kegiatan kurban. Selain itu pada malam harinya akan diadakan pengajian akbar dengan pembicara utama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Dr. Moh. Nurul Huda, M.Pd.” ungkap bapak Drs. Tarib, M.Pd.I, Kepala MAN 2 Ponorogo.

Reporter : Asfi Novita S.


Eksplorasi konten lain dari MAN 2 Ponorogo

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.