Ponorogo, 6 Oktober 2024. Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (HMJ PBA) dari IAIN PONOROGO menyelenggarakan Festival Bahasa Arab Se-Karesidenan Madiun yang bertema “Break The Limits : Dari skeptisisme menjadi keberanian, mengasah kemampuan bahasa arab untuk meraih prestasi” yang berisi berbagai jenis perlombaan, di antaranya Olimpiade Bahasa Arab, Khitobah, MTQ dan Ghina’ Araby. Perlombaan ini dapat diikuti oleh pelajar SMA/MA/Sederajat Se-Karesidenan Madiun. Tiga pelajar dari MAN 2 Ponorogo berhasil membawa pulang gelar juara dalam lomba Ghina’ Araby dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Labibah Zahratul Sabrina (XI-12) juara 1 lomba Ghina’ Araby. Labibah mengungkapkan keputusan untuk mengikuti lomba tersebut tidaklah mudah karena sempat menghadapi trauma mendalam terkait kekalahan di ajang perlombaan sebelumnya, Disisi lain keputusan Labibah mengikuti perlombaan tersebut berbuah manis meskipun menghadapi pesaing yang sangat kompetitif.
Ahmad Faiz Al Haqqi (XII-12) juara 2 lomba MTQ. Faiz mulai menekuni tilawah Al-Qur’an sejak kecil, ia juga membagi waktu latihannya membaca Al-Qur’an lima kali dalam sehari yaitu setelah melaksanakan shalat lima waktu. Konsistensinya dalam berlatih ini menjadi kunci utama dalam peningkatan kualitas bacaan dan penampilannya.
Wafiq Tsania Zahra (XII-12) juara 3 lomba MTQ. Dengan mengikuti lomba ini Wafiq bisa menambah pengalaman, menambah prestasi, dan tentunya bisa bertemu para qori’ dari sekolah lain dan luar kota agar bisa saling berbagi ilmu, menambah ilmu dan tentunya untuk menambah referensi cara agar menjadi qori’ yang baik. Berbagai persiapan lomba mulai dipersiapkan untuk menjadi qori’ yang luar biasa dengan tidak mengonsumsi gorengan, tidak meminum es, latihan dengan konsisten, dan tidak memikirkan pandangan negatif orang lain percaya bahwa usaha pasti tidak akan menghianati hasil akhir selalu dekatkan diri dengan Allah SWT karena usaha dan kerja keras tidak akan luput dari bantuan sang pencipta. Salah satu cara yang paling efisien untuk menjaga suara adalah dengan mengonsumsi kencur. Manfaat mengikuti lomba MTQ ini bisa mendapat Piala, sertifikat, dan beberapa uang yang nantinya dapat dipergunakan Wafiq untuk meraih SNBP di PTN yang diinginkan.
Kemenangan mereka bukan hanya sekedar prestasi pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-temannya dan seluruh pelajar MAN 2 Ponorogo untuk terus berjuang menghadapi tantangan dan meraih mimpi.
Reporter :
Aisyah Nasywa F.S. (X-5)
Putri Dianca A. (X-10)
Faira Aulia Fahma (XI-2)
Arsila Maulida Zahra (XI-8)



Discover more from MAN 2 Ponorogo
Subscribe to get the latest posts sent to your email.




