Ponorogo,6/12/2021. Porseni MA tingkat Kabupaten Ponorogo telah berakhir. Tetapi merupakan langkah awal bagi siswa-siswi MAN 2 Ponorogo untuk menunjukkan prestasi lebih lanjut di tingkat provinsi. Sesuai dengan harapan semua warga madrasah,kontingen MAN 2 Ponorogo berhasil menjadi juara umum Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) MA Kabupaten Ponorogo.
Porseni berlangsung selama lima hari ( 30/11 – 4/12 ) dengan jumlah perlombaan11 cabang olahraga dan 10 cabang seni. Pada cabang Seni meliputi 10 lomba yaitu :Cipta baca puisi, Fahmil Qur’an, Speech, Khitobah, Desain Grafis, Singer (Putra-putri), MTQ, Kaligrafi, dan Tahfidz Qur’an .Setelah apel pembukaan, langsung dilaksanakan perlombaan.
Dengan tema “Optimalisasi Potensi Seni dan Olah Raga Di Era Pandemi Guna Meningkatkan Semangat Berkompetisi dalam mewujudkan madrasah mandiri berprestasi”. Secara umum kegiatan Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI) Jenjang Madrasah Aliyah (MA) bertujuan memberikan wadah bagi peserta didik yang memiliki bakat dalam bidang olahraga dan seni. Para peserta diharapkan dapat mengikuti perlombaan atau pertandingan secara sportif sehingga dapat menyalurkan minat dan bakatnya dengan harapan akan meraih prestasi yang optimal.
Pada cabang seni MAN 2 Ponorogo mendominasi kejuaraan porseni dengan meraih 4 emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Ke empat medali emas tersebut dipersembahkan oleh :
- Syamrotul Ainun N (XI AGAMA), Nadia Aprilia D (XI AGAMA) dan Irene Khalifah K (X AGAMA) bidang Fahmil Qur’an dari 16 tim (48 peserta).
- Elvira Raihan Bilqis (X IPS 1) bidang Pidato Bahasa Inggris dari 34 peserta.
- Faris Misbahul S (X IPS 2) bidang Cipta Baca Puisi dari 36 peserta.
- Muhammad Arju Fawwas A (X IPS 4) bidang Singer dari 34 peserta.
Persembahan medali Perak dari :
- Fajar Tamami (XII MIPA 3) bidang Desain Grafis dari 12 peserta.
- Zaqiyatul Sofa N. K (XII MIPA 5) bidang Singer dari 18 peserta.
Persembahan medali Perunggu dari :
- Fitria Utami (XII MIPA 4) bidang Pidato Bahasa Arab dari 35 peserta.
“ Untuk persiapan sebelum Porseni pastinya ada kendala tapi tidak begitu banyak. Salah satunya yaitu bersamaan dengan Penilaian Akhir Semester. Di sini saya harus bisa membagi waktu untuk belajar mapel dan untuk mengerjakan 10 surah dibuat puisi. Daripada saya mengikuti ujian susulan pasti tidak menyenangkan dan saya memilih untuk tetap mengikuti PAS sambil bimbingan lomba” Ujar Fariz yang meraih emas pada Cipta Baca Puisi.
“ Harapan saya untuk ke depannya, semoga tidak hanya cipta baca puisi tetapi juga mengepakkan sayap di bidang lain. Begitu juga untuk siswa-siswi lain agar terinspirasi mengikuti lomba, mencoba, dan membanggakan madrasah yang mandiri dan berprestasi “ Ujar fariz kembali.
Reporter :
- Mei Dwi Rahmawati ( X MIPA 1)
- Alyaa Nur Rafi’ah ( X MIPA 5)
- Nur Rohmah Iswananda (X MIPA 6)
- Dahniar Savina Wafi ( X AGAMA )
- Ali Mubarok Al Husna ( XI AGAMA )
Discover more from MAN 2 Ponorogo
Subscribe to get the latest posts sent to your email.




