Ponorogo, 1 Oktober 2023. Lima siswa MAN 2 Ponorogo atas nama Aberald Rasyad Ali Muhsin (XI 1), Muhammad Umar Al Faruq Abdul Aziz (XI 3), Annisa Lutfiatuzzahra (XI 12), Itsna Zahra Maviana (XI 2), dan Revalina Aura Suci (XI 1) berhasil meraih medali perak di ajang Indonesia Young Scientist Association (IYSA) dengan menjalin kerjasama dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung secara online lewat zoom dengan mempresentasikan hasil penelitian mereka yang berjudul DIWALI (Dimsum Iwak Kali) Sebagai Pencegah Stunting di Jingglong Ponorogo.

IICYMS (International Invention Competition For Young Moslem Scientist) adalah NICYMS dan IICYMS merupakan platform terkenal yang mengumpulkan para ilmuwan muda dan penemu dari berbagai latar belakang, dengan ias pada inovasi ilmiah dalam perspektif islam. Kompetisi ini mendorong kreativitas, keunggulan penelitian, dan kerjasama di antara pemuda, mendorong mereka untuk mengembangkan penemuan yang berdampak pada kemajuan masyrakat. Salah satu program dari IYSA (Indonesian Young Scientist Association) yang bekerjasama dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Persatuan Akademi Negara Arab (Union of Arab Academic).

“Kendala yang kami alami salah satunya adalah ketika presentasi produk dimajukan beberapa jam sehingga membuat kami keteteran,” ujar Aberald Rasyad Ali Muhsin. Kesan dan Pesan yang mereka sampaikan “Kami senang dan bangga ias mengharumkan nama MAN 2 Ponorogo di kancah Nasional dan semoga di tahun-tahun ke depan MAN 2 Ponoroogo bisa memperoleh medali lagi di even yang sama ini, bahkan semoga hasilnya ias lebih baik dari kami,” tambah Aberald Rasyad Ali Muhsin mewakili timnya.

REPORTER : Belva Nur Leilani Nafiah


Discover more from MAN 2 Ponorogo

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.