Ponorogo (09/09/2024) Luar Biasa, MAN 2 Ponorogo memborong piala dalam Geliat Ponorogo Menulis (GPM) dibidang lomba reportase. MAN 2 Ponorogo dapat membawa pulang 3 piala dari ajang perlombaan tersebut, itu semua tidak lain berkat kerja keras para siswa MAN 2 Ponorogo yaitu Sindhu Kenzo Fente XII-13, Helda Widya Rohina XII-9, M. Ziddan Fahdira Akhyar XII-10 [Juara 3 Lomba Reportase Geliat Ponorogo Menulis 2024 ] Asifa Bayulitiaz Zahra XI-5, Azzahra Fahriya Rachma P XI-5, Keysha Wafa Athaya XI-5 [Juara 1 Lomba Reportase Geliat Ponorogo Menulis] Aisya Azzahra XII-6, Alifi Anugrah XII-6, Adirangga Athala XII-6 [Juara Harapan 1 Lomba Reportase Geliat Ponorogo Menulis 2024 ]

GPM sendiri merupakan sebuah lembaga yang dibentuk untuk meningkatkan kompetensi literasi di kabupaten Ponorogo. Ajang perlombaan ini dilakukan sebagai kegiatan untuk memperingati bulan bahasa. tidak hanya satu cabang lomba namun dalam kegiatan ini terdiri dari beberapa cabang lomba yang lain untuk semua kalangan pelajar.

Perlombaan diikuti oleh banyak pelajar dari berbagai penjuru kabupaten Ponorogo yang membuat perlombaan ini menjadi sengit. Menurut team dari MAN 2 Ponorogo yaitu Asifa Bayulitiaz dan team yang berhasil mendapatkan juara diurutan pertama, beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk lomba ini adalah “membangun mental dan tekad  yang kuat biar bisa mengatasi semua kendala di prosesnya, juga perlu dilaksanakan riset mendalam tentang acara Grebeg Suro, terutama Pawai Lintas Sejarah yang menjadi topik dalam video kami, lalu menyusun konsep reportase, termasuk alur cerita. Jangan lupa belajar bagaimana cara menyampaikan materi agar bisa diterima dengan baik oleh audience.” Sedangkan menurut Aisya Azzara dan team hal yang perlu disiapkan adalah “untuk apa saja yang di persiapkan sebenernya cukup banyak, mulai dari text dan kostum yang harus totalitas juga saat penyampaian karakter, dimana biar para penonton yang melihat tidak hanya sebatas oh ini ceritanya tapi juga bisa masuk dalam tokoh penokohan nya juga. Selain itu kesiapan mental kita juga dibutuhkan, dari aku pribadi sebenernya aku agak pemalu buat tampil di depan umum tapi alhamdulillah nya kemarin lancar banget.”

Dengan antusiasme yang terus meningkat, gerakan “Geliat Ponorogo Menulis” diharapkan dapat menjadi pionir dalam menciptakan generasi yang lebih literat, kritis, dan kreatif. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung gerakan ini secara berkelanjutan agar Ponorogo dapat dikenal sebagai kota yang memiliki kepedulian tinggi terhadap literasi.

Radella Clarisa Tiffany XI-7
Hasna Fadhila R. X-5
Aisyah Ainur Rohmah A. X-5
Fadhiilatun Nisa’ Alya X-2


Discover more from MAN 2 Ponorogo

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.