Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa MAN 2 Ponorogo. Bagus Teguh Widoyoko, siswa kelas XII-3, berhasil diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Ia diterima pada program S1 STEI-K (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika – Komputasi), salah satu bidang yang telah lama menjadi minatnya.
Ketertarikan Bagus terhadap dunia teknologi berawal dari rasa penasarannya sejak kecil tentang bagaimana sebuah gim dapat bekerja. Rasa ingin tahu tersebut kemudian berkembang menjadi motivasi untuk mempelajari teknologi dan informatika secara lebih mendalam. Siapa sangka, ketertarikan yang sederhana itu akhirnya mengantarkannya menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Untuk mewujudkan cita-citanya, Bagus menjalani persiapan SNBT secara intensif selama hampir tiga bulan. Setiap hari, ia meluangkan waktu sekitar dua hingga empat jam untuk belajar. Pada malam hari, ia rutin mengerjakan try out, kemudian melakukan evaluasi dan meninjau kembali hasilnya pada keesokan pagi.
Sebagai pejuang SNBT, Bagus juga membagikan pengalaman dan kesalahan yang pernah ia lakukan selama masa persiapan. Menurutnya, salah satu kesalahan yang perlu dihindari adalah terlalu banyak menghabiskan waktu untuk doomscrolling di media sosial. Selain itu, ia mengaku sempat terlalu sering mengikuti try out hingga menguras energi dan konsentrasi.
“Aku saranin sekitar dua sampai tiga hari sekali saja try out-nya. Kalau setiap hari, fokus selama tiga jam lebih itu benar-benar melelahkan. Selain itu, kita juga harus bisa menentukan prioritas dan tetap fokus pada tujuan utama,” ungkap Bagus.
Ia juga mengakui bahwa dirinya sempat membagi fokus dengan mengerjakan proyek pemrograman pribadi di sela-sela persiapan SNBT. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga baginya tentang pentingnya mengatur waktu dan menentukan skala prioritas.
Di akhir wawancara, Bagus memberikan pesan penyemangat kepada adik kelasnya yang akan mengikuti SNBT pada tahun-tahun mendatang.
“Semangat untuk yang ingin masuk ITB. Bayangkan kalian bisa mengenakan almamater ITB saat Campus Expo tahun depan. Dan jangan terlalu tegang menghadapi SNBT, karena selalu ada kesempatan untuk terus mencoba dan memperbaiki diri,” pesannya.
Keberhasilan Bagus menjadi bukti bahwa rasa ingin tahu, kerja keras, dan konsistensi dalam belajar dapat mengantarkan seseorang meraih perguruan tinggi impiannya. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa MAN 2 Ponorogo lainnya untuk terus berusaha dan tidak takut mengejar cita-cita setinggi mungkin.
Reporter:
- Sachi Kirana Iswanto (X-2)
- Aulia Izzatunnisa Putri (X-4)
- Desita Dwi Maysha Putri (XI-3)
- Ratu Okta Mega Alenza (XI-3)



