Ponorogo (17/07/2026) – Rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026 MAN 2 Ponorogo resmi ditutup pada Jumat (17/7/2026). Penutupan dikemas melalui Demo Ekstrakurikuler yang menjadi ajang bagi seluruh organisasi dan ekstrakurikuler untuk memperkenalkan karakter, program, serta prestasi mereka kepada 542 peserta didik baru.

Bertempat di GOR MAN 2 Ponorogo, kegiatan diawali dengan penampilan dari Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) yang mendemonstrasikan eksperimen sains sebagai gambaran kegiatan riset yang dilakukan anggotanya. Penampilan dilanjutkan oleh Supertosca, ekstrakurikuler suporter olahraga MAN 2 Ponorogo, yang menampilkan atraksi chant, nyanyian penyemangat, dan koreografi tribun layaknya kelompok suporter dalam pertandingan.

Suasana semakin semarak dengan penampilan catwalk dari para Duta Genre, dilanjutkan oleh Muslim Muslimah Awards (MMA) yang memperkenalkan ajang pengembangan karakter, kepribadian, serta bakat peserta didik. Penampilan berikutnya diisi oleh Generasi Literasi (Genlit) yang mengajak peserta didik baru untuk menumbuhkan budaya membaca dan menulis melalui berbagai program literasi di madrasah.

Ekstrakurikuler tari kemudian memukau penonton melalui penampilan tariannya yang garang tetapi tetap indah dilihat, disusul penampilan music dengan duet vokal yang dibawakan oleh Syifa Aflah dan Salsabila Yumna. Sementara itu, English Club menghadirkan drama berbahasa Inggris yang menghibur sekaligus melatih kemampuan komunikasi para anggotanya.

Kemampuan kedisiplinan juga ditunjukkan oleh Patroli Keamanan Sekolah (PKS) melalui demonstrasi baris-berbaris dan yel-yel. Selanjutnya, ekstrakurikuler Olahraga mengajak peserta didik baru berinteraksi melalui sesi tanya jawab seputar cabang olahraga sekaligus memperkenalkan berbagai prestasi yang telah diraih.

Nuansa religius hadir melalui penampilan Majelis Ta’lim yang menampilkan qiraah dan hadrah. Sementara itu, Palang Merah Remaja (PMR) memperagakan simulasi penanganan kebakaran yang dipadukan dengan flash mob bersama peserta sehingga berhasil menghidupkan suasana.

Beragam penampilan juga disuguhkan oleh Arabic Club, UKS yang memperkenalkan program kerjanya melalui video profil, serta PIK-R Gentari dengan penampilan Dance Genre sebagai kampanye remaja sehat, berencana, dan berkarakter. Dewan Ambalan turut memeriahkan acara melalui pertunjukan Semaphore Dance yang diakhiri dengan yel-yel penuh semangat.

Ekstrakurikuler Jurnalistik menampilkan pemutaran film pendek dokumenter yang mengangkat proses kerja di balik sebuah peliputan, dilanjutkan dengan presentasi singkat mengenai divisi, kegiatan, serta berbagai prestasi yang telah diraih untuk memberikan gambaran kepada peserta didik baru yang tertarik bergabung.

Rangkaian demo ekstrakurikuler kemudian dijeda dengan istirahat, salat Jumat, dan makan siang. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan resmi MATAMUDA 2026.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia MATAMUDA 2026, Heni Hastuti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa selama lima hari pelaksanaan, sebanyak 542 peserta didik baru telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membentuk karakter sekaligus memperkenalkan lingkungan madrasah. Berbagai materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, moderasi beragama, penguatan karakter, hingga pengenalan budaya madrasah sebagai bekal memasuki tahun ajaran baru.

“Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta MATAMUDA. Terima kasih telah mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan disiplin. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi kalian untuk mengukir prestasi di MAN 2 Ponorogo,” ujar Heni.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajatmono, M.Pd., yang sekaligus secara resmi menutup rangkaian MATAMUDA 2026. Dalam arahannya, beliau berharap seluruh peserta didik baru mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Harapannya, siswa-siswi MAN 2 Ponorogo menjadi siswa-siswi yang memiliki karakter Islami, mencintai Allah dan Rasul-Nya, mencintai diri sendiri dan sesama, serta ramah terhadap lingkungan,” tutur Agung.

Usai sambutan Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Hastutik Bayyinatur Rasyidah, S.Ag., membacakan Surat Keputusan penetapan Duta MATAMUDA 2026. Berdasarkan keputusan tersebut, Muhammad Hafidz Daroini dan Takrit Laila Sari resmi terpilih sebagai Duta MATAMUDA 2026.

Setelah prosesi penetapan Duta MATAMUDA, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai penutup rangkaian resmi MATAMUDA 2026, memohon keberkahan dan kelancaran dalam menempuh pendidikan di MAN 2 Ponorogo.

Sebagai penampilan terakhir, OSIM MAN 2 Ponorogo menghadirkan Demo OSIM yang memperkenalkan organisasi siswa beserta berbagai program kerjanya. Melalui penampilan tersebut, peserta didik baru diajak untuk aktif berorganisasi, mengembangkan jiwa kepemimpinan, serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan madrasah.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama lima hari, MATAMUDA 2026 MAN 2 Ponorogo resmi ditutup. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi 542 peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan madrasah, membangun karakter Islami, memperluas wawasan kebangsaan, serta mengembangkan minat, bakat, dan prestasi melalui berbagai organisasi maupun ekstrakurikuler yang tersedia di MAN 2 Ponorogo.

https://gallery.manduaponorogo.sch.id/2026/07/matamuda-man-2-ponorogo-2026-day-5-part_0893257986.html

https://gallery.manduaponorogo.sch.id/2026/07/matamuda-man-2-ponorogo-2026-day-5-part_01082199713.html

https://gallery.manduaponorogo.sch.id/2026/07/matamuda-man-2-ponorogo-2026-day-5-part.html

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.