Ponorogo — Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan Kemenag Award 2026 pada hari  Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada tokoh pendidikan dan individu inspiratif yang berkontribusi aktif dalam pengembangan literasi dan keilmuan di Indonesia.

Salah satu figur yang menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut adalah Wiretno Guru Sejarah Man 2 Ponorogo, beliau adalah seorang pendidik yang dikenal konsisten menulis di berbagai media. Ia menyampaikan bahwa ketertarikannya pada dunia kepenulisan telah dimulai sejak menempuh pendidikan Strata Satu (S1). Aktivitas tersebut kemudian berlanjut hingga beliau berkarier di bidang jurnalistik, bersamaan dengan perannya sebagai tenaga pendidik.

Di tengah kesibukannya mengajar, beliau tetap mempertahankan konsistensinya dalam menulis. Menurutnya, menulis merupakan sarana untuk mengabadikan gagasan serta mempertajam daya ingat dan pemikiran. Melalui tulisan, pesan dan motivasi dapat disampaikan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, beliau berpesan kepada siswa MAN 2 Ponorogo agar tidak ragu untuk berkarya melalui tulisan. Ia menekankan bahwa menulis merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sekitar sekaligus media efektif untuk menyampaikan pesan yang tidak selalu dapat disampaikan secara lisan.

“Menulis adalah bentuk perlawanan terhadap ketidakpedulian dan menjadi cara efektif dalam menyampaikan pesan. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan mampu melanjutkan perjuangan literasi ini melalui karya tulis yang bermanfaat,” ungkapnya.

Melalui pesan tersebut, diharapkan siswa MAN 2 Ponorogo dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan budaya literasi serta berani menuangkan gagasan dan pemikiran sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat.

Nama Repoter:
Sintana Sabrina Algeta (XI-7)
Tyas Elycia Putri Maharani (XI-)
Ridho Muhammad Zunurroin (X-2)
Aulia Athaya Subekti(X-1)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.