Ponorogo (13 – 02 – 2026) – MAN 2 ponorogo mengadakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di aula MAN 2 Ponorogo. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XI-1, XI-2, XI-3, XI-4, Xi-13 dan kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Acara ini memberikan pemahaman kepada para siswa tentang bahaya pernikahan usia dini dan pentingnya menjaga kesehatan di usia remaja.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Kecamatan Ponorogo, Drs. Haji Jainuri, menyampaikan bahwa angka dispensasi nikah masih menjadi perhatian. Pada tahun 2025 tercatat 190 pengajuan, tahun 2021 – 2022 terdapat sekitar 250 kasus, dan di tahun 2024 sebanyak 200 kasus. Selain itu, di Ponorogo terdapat 69 siswa yang mengalami kehamilan di luar nikah. Beliau menegaskan bahwa usia remaja adalah masa yang rentan, sehingga diperlukan pemahaman yang kuat agar tidak terjerumus ke pergaulan bebas.
Kepala MAN 2 Ponorogo juga menyampaikan bahwa program BRUS ini bertujuan untuk membimbing siswa agar terhindar dari pernikahan dini, mengingat batas minimal usia pernikahan adalah 19 tahun. Beliau berharap agar seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar bermanfaat bagi masa depan mereka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan do’a yang dipimpin oleh Kyai Haji Muqorrabin.
Materi disampaikan oleh Bidan Sandra Rahmawati. Materi pertama dijelaskan tentang organ reproduksi, masa pubertas, dan pentingnya menjaga diri. Beliau juga membahas soal pelecehan, pergaulan bebas, serta dampak pernikahan dini sepert stress, putus sekolah, dan juga masalah ekonomi. Intinya remaja harus bisa menjaga diri dan tidak menikah di usia yang terlalu muda.
Pada materi yang kedua, penjelasannya lebih fokus pada bagaimana menjadi remaja yang sehat secara lahir dan batin. Para siswa diajak untuk mengenali diri mereka sendiri, memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta lebih bijak dalam memilih teman dan pergaulan di sekitar supaya bisa meraih cita-cita yang diimpikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa MAN 2 Ponorogo memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga diri dan merencanakan masa depan dengan matang. Pernikahan bukanlah tentang datang lebih cepat, melainkan tentang datang pada waktu yang tepat.
Reporter :
Azzam Satria Mahardika (XI-1)
Titis Mawaddatul Husna (XI-10)
Zahratussyifa (XI-10)
Zhafirah Nurdiana Wibowo (X-1)



Discover more from MAN 2 Ponorogo
Subscribe to get the latest posts sent to your email.



