MAN 2 Ponorogo Meraih Gold Medal dalam Social Science YNSF dan IYSA Grand Award Fully Funded IICYMS 2022

Dalam acara YNSF (Youth National Science Fair)  dan IYSA Grand Award Fully Funded IICYMS 2022 MAN 2 PONOROGO kembali memperoleh kejuaraan. Even ini diselenggarakan oleh IYSA. Dini Mulat Sayekti dan Camilla Qivtia Anggun selaku peserta sekaligus perwakilan madrasah, pulang dengan raihan gold medal.

Mereka memberi judul pada karyanya : Pemberdayaan Ekonomi Batik Ciprat untuk Meningkatkan Taraf Hidup Tunagrahita di Desa Karangpatihan, Balong, Ponorogo. “Narasumber yang telah diwawancarai yaitu : Kepala Desa Karangpatihan, pengurus dan pendamping Rumah Harapan Karangpatihan Bangkit, Warga Tunagrahita, Warga Karangpatihan, dan pembeli batik ciprat,” ucap Camilla, salah satu anggota tim penelitian.

Mereka tidak asal dalam memilih penelitian ini, tetapi dengan alasan Desa Karangpatihan merupakan salah satu dari 5 desa yang dijuluki dengan kampung idiot. Namun Desa Karangpatihan mempunyai potensi dalam pemberdayaan warga tunagrahita, salah satunya pemberdayaan batik Ciprat. Selain itu Batik ciprat juga merupakan warisan budaya sehingga perlu dilestarikan.

Dalam penuturannya mereka mengatakan bahwa Pelaksanaan lomba dilakukan secara online melalui 3 tahap, yakni  tahap 1 seleksi extended abstract, tahap 2 seleksi full paper dan tahap 3 presentasi melalui zoom meeting. Ketiga tahap tersebut dapat mereka lalui dengan sukses dan lancar.

Dalam mengikuti lomba ini kendala berasal dari survei tempat penelitian yang terbatas.  Pelatihan batik ciprat juga sempat dihentikan sementara,  akibatnya mereka tidak  bisa melihat langsung proses pembuatan. Tidak hanya itu, karena pada masa pandemi ini masyarakat masih harus menjaga protokol Kesehatan, wawancara kepada pihak terkait pun harus melalui kesepakatan terlebih dahulu, penyebaran kuesioner terbatas sebab banyak warga yg berdiam diri di rumah.

Reporter : Evahanna Mahardika, Oktavia Nur H, Fanika A, Irfa Fatimah

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.