Tingkatkan Kepekaan Riset Siswa dan Guru Melalui Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah di MAN 1 Kota Malang

Malang, 28 April.  MAN 2 Ponorogo mendapatkan kesempatan emas dalam acara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang bekerjasama dengan MAN 1 Kota Malang. Siswa MAN 2 Ponorogo yang mengikuti ada Fatma Dhira R.S XI MIPA 2, Nadia Fitri A.P XI MIPA 6, Etik Nur K X IPS 1, Ziadatul F X MIPA 6. Sedang Guru yang mengikuti adalah Amru Hidayah,M.Pd dan Wiwin Yuni Lestari,S.Pd,M.Pd selaku pembimbing KTI MAN 2 Ponorogo.

Kegiatan Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi siswa dan Guru MAN/SMA sederajat ini dilaksanakan pada tanggal 26-28 April 2021 yang  bertempat di MAN 1 Kota Malang. Sebanyak 32 peserta yang mengikuti pelatihan terdiri dari 32 siswa IPA-tek, 28 siswa IPSK dan 28 guru. Para peserta tidak hanya berasal dari wilayah Malang, melainkan juga dari berbagai daerah diantaranya yaitu Jombang, Banyuwangi, Ponorogo, Madura, Sumenep, Semarang, Kraksan, Surakarta, Sleman, Sragen, Jember, Pasuruan, Kediri, Banjarnegara, Surabaya, Sidoarjo, Kudus, Pati, Cikarang, Depok, Bogor, Sumba, Sumbawa dan Sumatera Selatan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Ahmad Helmy Fuady, Dr. Khoirul Himmi Setiawan M.Agr dan Dr. Achmad Dinoto M.Sc. Tidak hanya pelatihan KTI, dalam pelatihan kali ini juga diberikan materi TekniK Presentasi Ilmiah oleh Yutainten M.Commun, Koordinator Pembinaan Ilmiah-Pranata Humas LIPI dan topic “Highlighting Trend Penelitian Remaja oleh Shabrina Ayu Oktasari, Analis Kebijakan LIPI.

Dalam sambutannya di acara pembukaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Kota Malang,  Bapak Dr. Muhtar Hazawawi mengatakan bahwa terdapat tiga karakter yang harus dipegang teguh yaitu karakter keagamaan, kebangsaan, dan keunggulan. Keunggulan sebuah madrasah harus terus dibangun dan dikuatkan, khususnya melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.

Harapannya acara seperti ini tidak hanya berhenti dalam satu kegiatan tetapi bisa berkesinambungan dan membuka titik yang lain hingga mampu menghadirkan atmosfir peneliti yang sangat kuat, serta beliau mengharapkan kepada team LIPI untuk senantiasa mendukung dan memberi arahan pada anak-anak (siswa-siswi).

Ibu Kepala Madrasah Dr. Hj. Binti Maqsudah M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih karena telah mengabulkan permohonan pelaksanaan kegiatan pelatihan KTI dengan tema “Membangun Kepekaan Diri Pelajar dalam Merespon Fenomena Alam dan Sosial di Era Pandemi Covid 19 Melalui Karya Ilmiah”.

“KTI tidak hanya dimiliki oleh mahasiwa tetapi juga sangat penting dimiliki siswa. Hal ini dikarenakan karya tulis dapat melatih pola pikir menjadi terstuktur dan sistematis. Saya berharap acara ini bisa dilaksanakan di tahun-tahun kedepannya karena nantinya KTI sendiri tidak hanya mampu meningkatkan kompetisi diri tetapi juga dapat mengharumkan nama baik madrasah,” pungkas Binti.

Acara kegiatan ini dibuka oleh Kepala Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Ibu Mila Kencana, S.Ap, M.A. Beliau mengatakan bahwa Pelaksanaan kegiatan ini merupakan pelatihan  yang ke-4, setelah Tasikmalaya, Kediri dan Gorontalo. Kegiatan ini  bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap IPTEK. Berdasarkan Global Index, Indonesia masih tertinggal dalam hal riset, yaitu 85 dari 131 negara. Sehingga dalam masa pandemi ini diharapkan semakin memacu masyarakat untuk terus begerak dalam riset inovasi yang disertai revolusi digital.

“Maka dari itu generasi muda harus bisa berpikir positif dan produktif untuk dapat menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Pelatihan ini merupakan momen yang sangat jarang karena dapat berdiskusi secara langsung dengan peneliti, teman, senior, maupun kolega. Galilah informasi sebanyak mungkin untuk dapat menciptakan karya  yang luar biasa,” tegas Mila. Semoga dengan adanya pelatihan KTI seperti ini bisa menambah semangat para siswa MAN 2 Ponorogo, untuk lebih mengembangkan bakatnya dalam hal menulis dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat yang lebih luas.

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.